Studio Audio Visual Puskat
  • Hubungi Kami
  • Testimoni
Senin,16 April 2018 12:43 | Berita | 83 Views | 0 Comments
Festival film Puskat 2018 kembali digelar oleh Studio Audio Visual Puskat Yogyakarta

Dear Film Makers,

Salam sejahtera buat kalian semua. Salam jumpa kembali dalam forum Festival Film Puskat 2018. Tahun ini Festival Film Puskat memasuki tahun ke-4 dalam sejarah perjalanan eksistensinya sebagai sebuah Festival Film. Tahun pertama Festival film Puskat mengambil tema "Iman versus Korupsi". Tema ini sangat keras dan membuat kita terhenyak karena di negeri yang agamis ini, justru penyakit yang paling laris adalah penyakit jiwa  yang disebut Korupsi. Tahun kedua, kita mengambil tema "Lingkungan Hidup", sebuah tema yang kuat namun "crunchy", sehingga banyak sekali film yang masuk di Festival film Puskat pada tahun itu. Tahun ketiga yang lalu, kita mengambil tema "Merawat Kebhinnekaan". Tema ini sebenarnya sangat menarik di tengah-tengah suasana kegaduhan di negeri ini karena ada orang-orang yang sedang menggoyang negeri ini dengan sensivitas keberagaman ini. Tapi sayangnya, para peserta tahun lalu menurun, karena tema ini dianggap tidak mudah dituangkan dalam film, sementara disinyalir ada ketakutan di sana-sini. Kita masih trauma dengan kerusuhan-kerusuhan masa lalu, dan juga takut bersuara karena golongan-golongan yang terpecah ini dan kita tidak tahu harus berada di posisi yang mana.

Nah bagaimana dengan Festival Film Puskat yang ke-4 ini? Tema kali ini terinspirasi dari salah satu sila Pancasila. Mengapa Pancasila? Karena tampaknya akhir-akhir ini ada orang-orang yang menggoyang bangsa ini dengan Pancasila sebagai Dasar Negara kita. Dan tema Festival Film Puskat kali ini adalah:

                                         "MENCARI KEADILAN MEMBANGUN BUDAYA DAMAI"

Membaca tema ini, kita langsung tahu bahwa tema ini ditarik dari sila ke-5 Pancasila yaitu "Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia". Festival Film Puskat kali ini masih tetap memfestivalkan dua kategori yaitu Dokumenter dan Film Pendek. Untuk kategori Film dokumenter tentu saja tema ini sangat crunchy dan crispy. Untuk kategori film pendek, tentu saja membutuhkan kreatifitas lebih untuk menterjemahkan tema ini dalam sebuah cerita. Akan sangat menggembirakan bagi Festival Film Puskat 2018 ini jika banyak film yang masuk terkait tema Keadilan Sosial ini.

Tanpa bermaksud membatasi kreatifitas anda sekalian, berikut ini gambaran-gambaran tema yang bisa masuk seleksi Festival Film Puskat 2018:

* Tema-tema kemiskinan pasti masih sangat relevan dengan tema kali ini. Tema-tema yang mengangkat kemiskinan di negeri ini masih menjadi komitmen kita untuk terus menyuarakan "The Voice of the Voiceles", menyuarakan suara-suara orang-orang yang termarginalkan oleh kesenjangan sosial yang terjadi di negeri ini, atau kadang justru terpinggirkan oleh lajunya pembangunan di negeri ini. Film-film bertemakan kemiskinan juga menjadi komitmen kita untuk tetap menjadi pengingat pemerintah untuk selalu menjaga stabilitas bangsa ini dengan program-program pemerataan pembangunan.

* Tema Keadilan Sosial ini juga bisa termasuk tema keadilan dalam arti harafiah, yaitu tema-tema peradilan yang tidak adil, karena biasanya yang menjadi korban peradilan yang tidak adil ini justru orang miskin, atau kaum minoritas yang haknya sering dipermainkan, atau juga yang sebenarnya benar tetapi dinyatakan tidak benar di depan hukum yang tidak adil ini.

* Tema keadilan sosial kali ini juga terbuka untuk tema-tema yang lebih positif juga, artinya ada "kabar baik" untuk masa depan negeri ini. Jika ada sebuah wilayah di negeri ini yang lebih maju, adil dan sejahtera karena kreatifitas masyarakatnya, atau tokoh-tokoh masyarakat setempat tentu bisa masuk dalam kategori Festival Film Puskat kali ini. Tetapi harus hati-hati, jangan sampai terjatuh dalam sebuah film profil kesuksesan kabupaten atau profil bupati atau profil tokoh tertentu yang kadang kita tidak tahu apa yang terjadi di balik itu semua. Maka riset harus tajam dan film harus digarap secara kreatif supaya tidak jatuh menjadi film profil atau propaganda, atau juga film wisata.

Teman-teman Film Makers,

Studio Audio Visual Puskat sebagai penyelenggara Festival Film Puskat sedang bersiap-siap membentuk panita. Setelah surat ini, akan hadir brosur, poster, tayangan-tayangan terkait Festival Film Puskat, bersama dengan syarat-syarat dan aturan main Festival film Puskat 2018.

Dan kami Studio Audio Visual Puskat sebagai penyelenggara Festival Film Puskat mengucapkan kepada anda sekalian para film makers, "Selamat datang di Festival Film Puskat 2018, Selamat bergabung dan selamat berkarya!"

Salam,

 

Murti Hadi Wijayanto SJ

Ketua Panitia Festival Film Puskat 2018

 

*Informasi selanjutnya bisa dilihat pada menu Download Area di bagian atas

Promo Domain Murah