(0)

Katalog


Harga: Rp 15.000
Deskripsi: Daftar DVD produksi SAV Puskat bisa diunduh di menu Download Area
Dilihat: 2164

Berdasarkan Instruksi Presiden (Nr. 3/1986), Proyek Nasional “Pengendalian Hama Terpadu”  (PHT) dilaksanakan untuk seluruh Indonesia. Sebagai penunjang diproduksi juga program-program audio visual yang berupa video.   Film video ini dikemas dalam format doku drama. Fil video ini dipakai dalam upaya mengubah perilaku para petani dari penggunaan Pestisida dan Insektisida yang berlebihan. Penggunaanbahan-bahan kimia secara berlebihan dapat mematikan binatang atau orang, meracuni organ-organ tubuh, sehingga cukup membahayakan bagi kesehatan. BLPP Wonocatur Yogyakarta mulai suatu pelatihan  untuk para pelatih Pengendalian Hama Terpadu. Kemudian mereka yang dilatih diterjunkan dan bekerja sama dengan para petani memakai prinsip dasar, yang melandasi pendekatan para petani dan  yang dimainkan   oleh para petani sendiri.  Propinsi daerah lumbung padi  se Indonesia terdiri : Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi  Selatan–Makasar  bekerja sama dengan Departemen Pertanian dan Studio Audio Visual “Puskat”. Kerjasama ini   menghasilkan lima produksi film video: yaitu “Bagaimana Produksi Aman, Lingkungan Nyaman,” “Latihan Kilat PHT”, “Peluang Untuk Semakin Berkembang”, “Laboratorium Untuk Petani”  dan  “Dalam Bayang-Bayang Racun.”

 

Ringkasan Film Video: Latihan Kilat PHT dimulai dengan pengakuan seorang petani   musim tanam th 1989/1990. Panen padinya gagal, karena terserang hama (Sundep, Puso), Karena ledakan hama penggerek padi putih, khususnya, di jalur pantai utara, wilayah penghasil padi yang sangat pontensial di jawa. Masyarakat petani mengalami kerugian besar. Karena  perubahan ekosistem yang merisaukan  para petani tidak dapat mengatasinya lagi dengan obat hama Pestisida.  Metodologi yang diterapkan di dalam PHT kilat  ialah meningkatkan kemampuan para penyuluh pertanian dan para petani untuk mengadakan pengamatan di persawahan. Mereka mengidentifikasi apa yang mereka dapati di sawah.secara  dini. Kemudian dalam  diskusi, kelompok petani  mengambil keputusan tanpa menunggu instruksi dari para pejabat dalam menangani permasalahan mereka sendiri.

 

Berita Terbaru

Cerita dari Shelter Kampoeng Media

         Melalui tulisan ini saya mau menyampaikan cerita dari Shelter ...


Festival Film Puskat ke-7, 2021 "Stories of The Survivors The Reborn of Solidarity kembali digelar

STORIES OF THE SURVIVORS THE REBORN OF SOLIDARITY FESTIVAL FILM PUSKAT ...


Workshop Sinematografi OMK Surabaya

Workshop Sinematografi OMK Surabaya Sebanyak 50 orang OMK (Orang Muda Katolik) ...


Foto Terbaru

Video Terbaru