(0)

Berita

RELIGIUS MUDA BERLATIH BICARA Pelatihan Public Speaking untuk Kubina 30 Januari - 3 Februari 2023

06 Februari 2023 | Berita | YI. Iswarahadi SJ | 534 Views

RELIGIUS MUDA BERLATIH BICARA Pelatihan Public Speaking untuk Kubina 30 Januari – 3 Februari 2023

        Sudah berlangsung cukup lama, setiap awal tahun SAV-USD mendapat kepercayaan untuk mengampu Pelatihan Public Speaking bagi para aspiran dan postulan atau para calon religius muda yang tergabung dalam KUBINA (Kursus Bina Awal). Kali ini, peltihan tersebut berlangsung dari 30 Januari s.d. 3 Februari 2023 di Sarasvita, Soropadan. Pesertanya berjumlah 58 orang, calon frater-bruder-suster dari 27 kongregasi (SX, PI, FIC, OP, FC, MTB, FICP, PBHK, MASF, PPYK, BM, CSA, AK, MSC, FCJ, BKK, dan MSA). Karena sedang punya kegiatan khusus, OFM, ADM dan  CB tidak mengirimkan peserta. Tutor pengampu pelatihan ini adalah Tim dari SAV yang terdiri dari Rm. Yoseph Ispuroyanto SJ (Rm. Iswarahadi) dan Bp. Emmanuel Cahyo Kristianto  (Mas Noel Kefas).

         Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan mengekspresikan diri dan kemampuan berbicara di depan umum. Kemampuan Public Speaking mesti dibina sejak muda, sehingga hari demi hari mereka semakin siap diutus untuk mewartakan iman dan menjadi pemimpin, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi umat yang dipercayakan kepada mereka. Sehari menjelang pelatihan, menurut pengakuan para pembimbing dari setiap biara, para peserta merasa stres, karena belum terbiasa tampil di depan umum. Kebanyakan dari mereka masih takut untuk mengekspresikan diri, apalagi berbicara di depan publik.

 

                                        Pemaparan materi oleh Rm. Iswara dan Mas Noel

Selama proses pelatihan, para tutor pendamping secara garis besar memberikan teori dan prinsip-prinsip dasar berbicara di depan umum. Kemudian sebagian besar waktu dipakai untuk praktik. Setiap peserta diberi tugas untuk tampil dan setiap peserta mendapat evaluasi dari tutor. Mengingat jumlahnya cukup besar, para peserta dikelompokkan dalam dua kelas, yaitu Kelas A dan Kelas B yang masing-masing didampingi oleh seorang tutor secara penuh. Pada hari pertama, mereka mendapat tugas mengekspresikan diri bertitik tolak dari bahasa foto. Ada puluhan foto yang digelar di lantai dan setiap peserta wajib memilih satu foto/gambar yang paling menarik dan berkaitan dengan pengalaman hidupnya. Lalu para peserta bergabung di kelasnya masing-masing. Satu per satu diberi kesempatan untuk mengekspresikan diri dan mendapat komentar dari tutor pendamping. Penampilan pertama ini sungguh menentukan. Kepercayaan diri yang mulai diperoleh menjadi bekal untuk tugas berikutnya.

 

                                                               Ekspresi diri lewat bahasa foto

Pada hari kedua, para peserta diberi tugas untuk menyiapkan materi pidato dan berpraktik satu per satu dengan mendapat masukan atau evaluasi dari tutor. Ada 4 tema yang bisa dipilih, yaitu usaha membangun iman umat, mencintai orang miskin, mendampingi orang muda, dan melestarikan alam. Pada hari ketiga, setelah diberi pengantar dan contoh oleh tutor, para peserta menulis puisi dan masing-masing mengekspresikannya di depan umum. Saat melakukan tugas puisi, para peserta sudah semakin percaya diri dan mereka sangat kreatif dalam menulis puisi dan saat mengekspresikannya. Mereka semakin terbebas dari belenggu ketakutan dan ketidakpercayaan diri. Pada hari keempat, para peserta mendapat tugas yang lebih sulit, yaitu menyiapkan dan memberikan homili berdasarkan kalender liturgi tgl. 1 atau 2 Februari 2023. Ini adalah tugas yang menakutkan, sekaligus tugas yang memberi pengalaman indah bagi mereka. Pada umumnya para peserta baru pertama kali mendapat tugas berkotbah. Itulah empat tugas sebagai inti dari pelatihan.

 

                                                    Praktik pidato, puisi dan homily

Pada hari kelima, para peserta mendapat tugas tambahan, yaitu merangkum seluruh pengalaman selama pelatihan dengan menyiapkan sebuah pertunjukan yang dibungkus secara artistik. Tugas dilaksanakan dalam kelompok-kelompok kecil sesuai dengan biara masing-masing. Ada 17 macam pementasan dalam aneka bentuknya (puisi dan lagu, drama, pantun, dll.). Durasi setiap pementasan dibatasi sampai 5 menit. Dari pementasan itu terlihat kegembiraan mereka, dan terdengar kesaksian mereka tentang manfaat pelatihan public speaking ini. Pementasan berlangsung dengan sangat meriah,  penuh sorak sorai dan tepuk tangan.

                                               Peserta Pelatihan Public Speaking KUBINA 2023

Dalam acara penutupan para pendamping dari setiap biara juga mengungkapkan kesaksian mereka tentang perkembangan para peserta dari hari pertama sampai hari kelima. Sungguh luar biasa. Para peserta semakin percaya diri dan mampu berbicara dengan lancar di depan umum. Menurut istilah Rm. Manuel SX (Koordinator KUBINA),  selama 5 hari telah terjadi mukjijat di Sarasvita. Dengan melaksanakan tugas yang diberikan dan dengan pendampingan yang penuh kesabaran oleh para tutor, para peserta mengalami apa yang menjadi tujuan pelatihan ini. Kepercayaan diri, keberanian berekspresi dan ketrampilan berbicara di depan umum ini merupakan bekal penting bagi para religius dalam perkembangan panggilan selanjutnya. Meminjam istilah dari Injil, melalui Pelatihan Public Speaking ini  para peserta mengalami Kerajaan Allah: orang buta bisa melihat, orang lumpuh bisa berjalan, orang tuli bisa mendengar, dan orang bisu dapat berkata-kata dengan baik. (Peliput: Iswarahadi SJ). 

                                                                                    ***

 

 

 

Berita Terbaru

LATIHAN BERKOMUNIKASI : Pelatihan Public Speaking untuk Kubina Sarasvita, 22-26 Januari 2024

LATIHAN BERKOMUNIKASI Pelatihan Public Speaking untuk Kubina Sarasvita, 22-26 Januari 2024           Setiap ...


PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU-GURU YAYASAN KANISIUS CABANG YOGYAKARTA

PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU-GURU YAYASAN KANISIUS CABANG YOGYAKARTA Laporan oleh Yoseph ...


Teater Rakyat sebagai Ruangnya para Pemberani dan Penyuara Kebenaran

Teater Rakyat sebagai Ruangnya para Pemberani dan Penyuara Kebenaran Setelah tiga ...


Foto Terbaru

Video Terbaru